KudusKuliner

Ikan Bakar Murah Senyum

Kudus, Dupanews.id – Ikan Bakar Murah Senyum adalah nama sebuah warung di tepi jalan lingkar Kencing- Kaliwungu. Masuk wilayah Desa Garung Kidul Kecamatan Kaliwungu. Terdiri tiga bangunan. Satu bangunan untuk tempat para tamu/pembeli yang disekat menjadi dua ruangan dengan model lesehan. Menghadap ke arah barat  dan terlihat ada sebuah pesawat TV.

Satu ruangan lainnya berfungsi untuk dapur. Tetapi juga ada bangku dan meja panjang yang juga sering dijadikan tempat makan-minum pengunjung. Ruangan ini jauh lebih sederhana dibanding ruang lesehan.

Lalu ruangan/bangunan ke tiga sebagai tempat penampungan sementara puluhan ikan gurame, nila dan lele. Berupa bak bak sederhana. Termasuk untuk tempat cuci. “Tempat ini semula saya manfaatkan untuk pemancingan. Namun karena sering kebanjiran, maka saya rubah menjadi warung makan. Dengan menu utama ikan bakar. Tanahnya milik pemerintahan desa yang saya sewa per tahun,” ujar Mohktar- pemilik warung ikan bakar Murah Senyum.

Dibanding dengan warung sejenis,  warung ikan bakar Murah Senyum ini menyajikan dua bumbu yang berbeda. Seperti pada umumnya warung makan ikan bakar/ikan goreng- selalu tersaji sambal (sambal cabe atau sambal tomat) dan aneka sayuran segar ( tidak dimasak). “Tapi saya juga menyertakan  bumbu kacang atau bumbu  sate.” tambah Mohktar.

Lalu untuk jenis ikan yang paling murah ikan lele. Namun dia memilih lele ukuran sedang. Atau satu kilogram berisi 6-7 ekor. Untuk ukuran kecil selalu dihindari karena durinya lebih banyak dibanding dagingnya. Jika yang berukuran besar memang banyak yang tidak suka.

Lalu ikan nila (Oreochromis niloticus,  di papan tengah dengan kisaran harga Rp 25.000 ke atas dan tertinggi ikan gurami (Osphronemus goramy)i (  , di atas Rp 60.000. Tergantung ukurannya berapa ons. Misalnya ikan nila seberat 5 ons harganya Rp 35.000. “Sedang ikan  gurami berat 6 ons untuk dua orang harganya Rp 60.000,- Harga ikan gurami lebih mahal, karena testur daging dan rasanya lebih baik. Sebab makanan pokoknya daun daunan atau lompong. Sedang ikan nila dan lele makanannya berasal dari pakan buatan/pabrik. Tapi semuanya terserah selera masing masing pembeli. “ ujar Mohktar yang merupakan “koki” utama warung ikan bakar Murah Senyum.

Ketiga jenis ikan itu dibeli dari tempat beda dari luar Kabupaten Kudus.Itu dilakukan karena menyangkut kualitas ikannya, sehingga banyak konsumen dan pelanggan yang berdatangan. Sebagian lagi juga melalui jasa ojek on line dengam tambahan biaya sekitar Rp 10.000. Tergantung jaraknya.

Mohktar juga sempat mengisahkan, perjalanan usahanya yang sempat  berlabuh pada bidang jual beli motor dengan kelas menengah dan sempat berjaya. Tapi akhirnya “tumbang”. Lalu berganti usaha pemancingan. Lagi lagi gagal. “Tapi saat itu saya memperoleh “ilmu” baru dari sejumlah rekan yang lebih dahulu menekuni usaha ikan bakar. Lalu saya padukan dengan mencoba coba menambah resep baru. Antara lain menggunakan bumbu sate. Saya belum menemukan “ilmu baru” , tapi sampai saat ini masih cukup digemari konsumen. Monggo pinarak di warung ikan bakar Murah Senyum untuk membuktikannya” ujarnya mengakhiri obrolannya dengan Dupanews.(Sup)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button