Sosial

Direklamasi Bekas Tanah Galian C Desa Klumpit

Kudus, Dupanews.id – Sebagian besar lahan seluas 1.400 meter persegi, yang semula  ditambang /digali tanahnya untuk dijadikan bahan baku pembuatan bata (bata merah, batu bata) di Desa Klumpit Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus telah direklamasi. Atau telah diratakan kembali seperti awal.

Dengan demikian  keinginan pemilik tanah agar  tanah tersebut bisa “diolah” kembali untuk ditanami. Atau menjadi areal pertanian bakal terwujut. Hal itu diungkapkan Heri Santoso, “juragan” galian C Desa Klumpit yang ditemui Dupanews di rumahnya, Jumat (5/11/2021).  “ Masih ada sebagian yang belum selesai dan itu akan segera saya tuntaskan. Itu semua adalah bagian  tanggung jawab saya selaku pengusaha yang menambang galian C di lokasi tersebut” ujarnya.

Heri Santoso juragan galian C Desa Klumpit Gebog Kudus Foto Sup
Heri Santoso juragan galian C Desa Klumpit Gebog Kudus Foto Sup

Proses reklamasi itu sendiri sudah berlangsung sejak  13 Oktober 2021 dan tanah urugnya yang diwarnai batu-batuan  diperoleh-diambil dari lahan setempat . Dengan  biaya  sekitar Rp 3 juta per hari, atau totalnya mencapai Rp 18 juta.

Sedang pemilik tanah  terdiri : Mardi, Hendro (almarhum), Kliwon dan Bogik. Mereka menyewakan tanahnya kepada Heri Santoso dengan besaran sewa yang berbeda menurut luas tanah masing masing.

Kemudian Heri mengerahkan sejumlah tenaga kerja untuk menggali tanah dengan peralatan tradisional – cangkul dan ekrak. Tenaga kerja itu dibayar dengan sistem  borongan. Yaitu per truk Rp 90.000. Lalu membayar biaya angkut per truk juga Rp 90.000. Selanjutnya dijual ke Mayong Jepara dengan harga sekitar Rp 300.000 per truk.

Namun sebaliknya pemerintah kabupaten justru “ lupa atau ingkar janji” punya kewajiban untuk mereklamasi  bekas galian C di Desa Klumpit . Tepatnya di bekas galian C , tempat empat siswa Sekolah Menengah Pertama ( SMP) meninggal, saat mereka menceburkan diri ke dalam kubangan yang penuh air dan lumpur.(sup)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button