KudusOlahraga

Manajer Persiku Liga 3 Belum LPJ

Kudus, Dupanews.id – Manajer Persiku Liga 3 , Ferdaus Ardyansyah atau biasa disapa Ardy, sampai saat ini  belum/tidak membuat Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) kepada Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Kudus. Namun demikian pihak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus sebagai induk organisasi olahraga, yang antara lain “membawahi” cabang olahraga  sepakbola, telah melangkah- mendorong Askab PSSI setempat untuk segera mempersiapkan tim Persiku lebih awal. “Kami sudah sepakat dengan Askab, Persiku Liga tiga  ditargetkan promosi ke liga dua. Kami sudah putuskan, dana hibah untuk Askab  tahun anggaran 2022 sebesar Rp 1,5 miliar.” Ujar Ketua KONI Kudus, Imam Triyanto yang ditemui Dupanews, di ruang kerjanya pekan ini.

Anggaran Rp 1,5 miliar tersebut sebagian besar untuk Persiku Senior dan teknis pelaksanaannya sepenuhya di “tangan” Askab. Sedangkan untuk cabang olahraga lainnya juga telah dialokasikan dan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan prestasi masing masing cabang olahraga. “Tahun 2022, KONI Kudus memperoleh kucuran dana dari APBD Kudus sekitar Rp 8 miliar. Atau naik Rp 7 miliar dibanding yang diterima pada 2021,” tambah Imam.

Dengan belum adanya LPJ dari Ardy tersebut. Maka KONI Kudus juga belum mengetahui secara pasti tentang menyangkut keuangan maupun tim Persiku Liga tiga itu sendiri. Meski secara sepihak KONI Kudus  telah memperoleh data tentang “kondisi” 33 pemain , termasuk tim pelatih dan sebagainya yang mengaku belum menerima haknya secara penuh . “ Hal itu sudah kami pikirkan bersama. ” tegasnya.

Ardy yang dihubungi melalui WA membenarkan, jika belum membuat LPJ. “Ngapunten sy blm bisa memberikan keterangan dan konfirmasi. Kebetulan masih di luar kota, nanti pada waktunya akan kami berikan“.  Jawabnya singkat.

Ardy yang baru pertama kali ditunjuk-ditetapkan sebagai Manajer Persiku Liga tiga, memang gagal total membawa Persiku Liga 3 naik kasta. Sebab justru  menjadi juru kunci dan belum pernah sekalipun memenangi pertandingan saat roda kompetisi liga tiga Jawa Tengah diputar beberapa bulan lalu.

Kegagalan itu juga menyebabkan, Askab PSSI Kudus mencopot kedudukan Ardy sebagai manajer Persiku Liga tiga yang sebenarnya masa tugasnya dua tahun (dua periode). Pencopotannya diumumkan Ketua Askab Kudus, Daniel Budi Santosa per 21 Desember 2021. (Sup)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button