KudusReligiSosial

Gerakan Cinta Zakat Dapat Tuntaskan Permasalahan Sosial

Kudus, dupanews.id – Bupati Kudus HM Hartopo bersama unsur Forkopimda meresmikan Gerakan Cinta Zakat dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kudus di Command Center pada Kamis (06/05/2021). Ia mengatakan zakat dapat menuntaskan berbagai persoalan sosial terlebih di masa Pandemi.

Misalnya ada salah satu rumah warga yang mau ambruk. Menurutnya jika tak segera ditangani, rumah akan roboh. Kalau menggunakan dana ApBD, rentang waktu antara pembuatan proposal dengan realisasi bisa capai satu tahun. Apalagi, saat ini terdapat refocusing anggaran.

“Namun dengan zakat, bedah rumah dapat segera terealisasi,” katanya.

Selain masalah sosial, zakat juga bisa menuntaskan kemiskinan. Begitu juga dalam memberikan santunan warga miskin dan anak yatim piatu.

“Dengan zakat dapat cepat memberikan solusi kepada masyarakat,” tambahnya.

Selama ini, Aparatur Sipil Negara (ASN) telah berzakat melalui BAZNAZ secara berkala. Selanjutnya, ia mengajak para pengusaha untuk ikut berzakat di BAZNAS Kudus. Pihaknya juga akan menggandeng instansi vertikal untuk berzakat.

“Manfaatnya nanti akan dirasakan oleh masyarakat semuanya,” jelasnya.

Hartopo tidak menargetkan nominal zakat yang dikumpulkan. Pihaknya meminta pegawai dan pengusaha berzakat secara sukarela. Nantinya, zakat akan didistribusikan secara proporsional oleh BAZNAS bersama Pemkab Kudus. Hartopo menyebut, proses distribusi dan pengelolaan oleh BAZNAS dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Baca juga : Hartopo Minta Lurah dan Kades Perhatikan Warganya

“Kami tak menargetkan jumlahnya, karena ini dilakukan secara sukarela. Insya Allah prosesnya halal, aman, dan dikelola secara transparan dan akuntabel oleh BAZNAS,” ungkapnya.

Sebelumnya, Bupati bersama unsur Forkopimda Kudus mengikuti launching Gerakan Cinta Zakat tingkat Provinsi Jawa Tengah. Pihaknya menghadiri secara virtual bersama bupati/walikota provinsi Jawa Tengah.

(Lim)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button