KudusSosial

Maslikan Terbakar di Kebun Tebu, Penjaga Kolam Ikan Juga Meninggal

Kudus, Dupanews.id РMaslikan yang diperkirakan berumur 50 tahun meninggal di areal kebun tebu yang terbakar Desa Karangmalang Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus, Rabu (8/9/2021). Namun kronologi kejadian yang menimpa  warga Desa Peganjaran RT I RW 3 Kecamatan Bae ini masih dalam proses penyelidikan aparat kepulisian

Pemcam Gebog, Puskesmas Gribig, Bagana, LPBI NU, FKAM, Trak, Human Initiative, FKPPI, RAPI, dan dibantu Warga sekitar melakukan Giat Pemadaman Kebakaran lahan Tebu di Desa Karmalang, kecamatan Gebog.

Menurut laman BPBD Kabupaten Kudus,  diduga korban tengah membakar sisa daun tebu . Namun mendadak muncul angin kencang, sehingga kobaran api membesar dan meluas ke kebun tebu yang berdekatan. Korban terjebak, tidak mampu menyelamtkan diri.

Pada hari yang sama petugas BPBD,relawan FRPB, INAFIS Polres Kudus, Polsek Jati, Bhabinkamtibmas Loram Wetan, Bidan Desa dan sejumlah warga mengevakuasi jenazah  R/ H (40)di Desa Loram Wetan RT 03 RW 02 Kecamatan Jati.

Jenazah beridentitas laki-laki tersebut tercatat sebagai warga Jakarta Selatan yang bekerja sebagai penjaga kolam ikan.

Sedang kronologinya  bermula ketika salah seorang teman kerjanya hendak mengunjungi yang bersangkutan. Tetapi dipanggil-panggil tidak ada respon. Kemudian temannya tersebut bersama Ketua RT setempat dan tetangganya berinisiatif mengecek melalui jendela kamarnya. Namun nahas yang bersangkutan ditemukan sudah meninggal dunia dengan keadaan telanjang.

Menurut Ketua RT setempat yang bersangkutan tinggal sendirian di kontrakan dan terakhir terlihat pada hari Minggu 05 September 2021. Diperkirakan sudah meninggal sekitar 2-3 harian. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kondisi tubuh sudah mulai lebam dan membengkak. Keluar darah dari lubang hidung, telinga dan area mata.Selanjutnya jenazah tersebut dibawa ke RSUD dr. Loekmonohadi guna identifikasi dan pemulasaraan jenazah.(Sup)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button