KudusOlahraga

Dibutuhkan Keajaiban Bagi Barcelona

Kudus, Dupanews.id – Dibutuhkan keajaiban bagi Barcelona untuk mengalahkan Bayern Muenchen dalam laga terakhir babak awal Liga Champions Eropa  Kamis (9/12/2021) pukul 03.00WIB di Stadion Allianz Arena,Muenchen.

Sebab jika hanya bermain imbang dan di arena lain, Benfica menang atas Dynamo Kiev, maka Barcelona  dipastikan tidak lolos ke fase gugur. Seperti kejadian yang pernah menimpa Barcelona 21 tahun silam.

Namun demikian pelatih Barcelona, Xavi Hernandez bersama timnya akan berusaha maksimal untuk merebut kemenangan. Ungkapan bola itu bundar dan penuh kejutan, menjadikan laga dini hari nanti akan berlangsung sengit.”Kami tidak punya pilihan. Jika kami mendapatkan tiga poin,kami akan berada di babak 16 besar. Jika tidak, kami akan bergantung pada laga lainnya,tetapi hal baiknya adalah nasib ada di tangan kami,” kata Xavi.

Demi mengalahkan Muenchen, Xavi mengorbankan laga kontra Real Betis guna menyi-apkan tim yang bugar. Ia mengistirahatkan sejumlah pemain andalan, seperti Ansu Fa-ti, Gerard Pique, Frenkie DeJong, dan Ousmane Dembele. Dengan harapan mereka tampil maksimal saat menghadapi Muenchen.

Di sisi lain, Muenchen adalah salah satu dari tiga tim yang belum terkalahkan pada fasegrup. Skuad arahan Pelatih Julian Nagelsmann memegang rekor produktivitas gol terbanyak Liga Champions musim ini dengan 19 gol. Muenchen unggul atas Manchester City dengan 17gol, Ajax dengan 16 gol, dan Liverpool 15 gol.Pada pertemuan pertama di Camp Nou,Barca menyerah de-ngan skor 0-3.

Sebenarnya menghadapi Barca tidak , bagi Muenchen tidak berpengaruh apapun, karena sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup. Namun, Muenchen tidak akan membiarkan Barca mencuri poin.

Apalagi, penyerang Muenchen, Robert Lewandowski, termotivasi mengalahkan Barca atas kegagalan meraih gelar Ballon d’Or, setelah dikalahkan Lionel Messi. Rekan setim Lewandowski di Muenchen, Thomas Mueller,turut kecewa akan hal itu.

Bagi Mueller, Lewandowski lebih layak mendapatkan penghargaan itu daripada Messi. Kegagalan di Ballon d’Or, kata Mueller,kian memotivasi para penggawa Muenchen untuk sukses di Liga Champions dengan menggagalkan Barca ke fase gugur.”Ini jadi motivasi besar bagi saya untuk mengembalikan tro-fi Liga Champions ke Muenchen. Kami punya kesempatan berikutnya dalam laga LigaChampions melawan Barcelona,” ujar Mueller.(Sup)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button