KudusSosial

Piye Luuur Rumah Kami Rusak, Korban Pembangunan Hotel Sato

Kudus, Dupanews.id – Piye Luuur rumah kami rusak, Korban akibat pembangunan hotel The Sato. Sebuah spanduk dengan warna dasar kuning terpampang di atas pintu rumah Benny Gunawan di Jalan Pemuda Kota Kudus. Spanduk berukuran panjang sekitar dua meter dengan lebar 30 centimeter itu baru dipasang pada Minggu siang (14/3/2021).

Sedang dua spanduk lainnya di pasang juga di seputar hotel. ” Lebih baik kita pasang “banner”. Biar mereka pihak hotel / tergugat & masyarakat sekitar biar tahu asal usulnya. Soalnya banyak masyarakat yang hanya tahunya rumah kami direnovasi sendiri. Pada hal kami cuma mencegah supaya rusaknya jangan sampai melebar / meluas. Kan tambah berbahaya untuk dihuni. Makanya kami punya inisiatif untuk memasang banner supaya jelas permasalahannya. Disamping itu juga pihak / dinas terkait biar tahu kejadian yang sebenarnya,” tutur Benny “Perbakin”Gunawam yang ditemui di rumahnya samping Hotel Sato Jalan Pemuda 77 (barat perempatan Sleko), Minggu 14 Maret 2021.

Hotel Sato dari arah barat (Foto Sup)
Hotel Sato dari arah barat (Foto Sup)
Menurut Benny Perbakin dan Benny Junaedi, pembangunan hotel tersebut sebenarnya telah melalui proses, tapi ketika pada proses sosialisasi dan mediasi pemilik hotel ingkar janji. “Contohnya dalam berita acara mediasi antara kami bertiga (korban/ pemilik rumah) dengan pemilik hotel Eko Agus Wibowo, per Kamis 27 Agustus 2020 di ruang rapat Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) yang dihadiri Dinas/Instansi terkait hingga Pemerintahan Desa Kramat”.

Dalam berita acara tersebut telah disepakati antara lain : pihak hotel segera mengakaji kelayakan pembangunan hotel. Dengan melibatkan pihak ketiga . Melakukan kajian selambat lambatnya tanggal 31 Agustus 2020. Segera membuat perkuatan struktur terhadap rumah yang terdampak agar tidak terjadi dampak yang lebih parah. Pekerjaan berlangsung dua bulan terhitiung mulai 4 sepetmber 2020 Jika pihak hotel tidak memenuhi kesepakatan ini maka kegiatan pembangunan hotel dihentikan. “Ternyata pihak hotel ingkar janji” tegasnya.

Oleh karena itu mereka bertiga telah menempuh jalur hukum dan sampai sekarang masih dalam proses, tepatnya proses mediasi yang berlaku selama 30 hari. Sudah tiga kali disidangkan di Pengadilan Negeri Kudus Sedang proses mediasi tinggal sekali saja , “ Yah biarlah Kuasa Hukum kami yang bertindak. Kalau memang tak ada titik temu antara kita dengan pihak hotel, yah tetap maju ke.proses selanjutnya / Persidangan Pengadilan. Biarlah diproses sesuai hukum yang berlaku” tegas Benny Perbakin.

Gang menuju hotel dan bagian depan hotel yang sama sempitnya (Foto Sup)
Gang menuju hotel dan bagian depan hotel yang sama sempitnya (Foto Sup)
Menurut pengamatan Dupanews, hotel Sato yang konon sudah memperoleh ijin pembangunan (IMB) dari Dinas PMPTSP ada sejumlah hal patut dipertanyakan. Terutama menyangkut gerbang ke luar masuk mobil yang harus melalui gang (jalan kecil).

Lebar gang itu hanya sekitar 2,5 – 3 meter saja. Tidak bisa untuk mobil berpapasan. Selama ini digunakan untuk jalur ke luar masuk warga. Sedang jalur Jalan Pemuda (sejak dari Alun Alun Simpang Tujuh – Perempatan jalan rumah sakit Aisyiah) hanya satu arah untuk mobil ( dari arah timur ke barat).

Dengan demikian ketika ada tamu bermobil menuju ke hotel Sato harus lewat timur , melewati perempatan “bangjo “ Sleko dan kemudian harus berbelok ke kanan masuk gang. Sebaliknya jika hendak ke luar hotel harus pula melewati gang semula, berbelok ke kanan arah Alun Alun Simpang Tujuh.

Untuk sebuah hotel yang konon berlantai tiga ( tapi ditambah dua lantai lagi dan akan dilengkapi kolam renang) tidak memiliki ruang yang cukup lapang untuk ke luar masuk ke lokasi parkir patut dipertanyatakan. Termasuk ruang depan hotel ini nyaris menyatu dengan “bibir” trotoar dan jalan raya.

Bisa dibayangkan mulai sekarang betapa bakal terjadi amburadulnya lalulintas di seputar lokasi hotel jika kelak dioperasikan. Sekarang saja jalur Jalan Pemuda cukup ramai sepanjang 24 jam.(sup)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button