EkonomiKudusPemerintahan

Bupati Kudus Ikuti Rakernas Akuntansi Virtual

KUDUS, dupanews.id – Bupati Kudus H.M. Hartopo didampingi para Asisten Sekda, Kepala BPPKAD, dan Inspektur Kabupaten Kudus mengikuti Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2021. Acara digelar secara virtual melalui video teleconference di gedung Command Center Diskominfo, Selasa (14/9).

Dengan tema “Bangkitkan Ekonomi, Pulihkan Negeri”, Rakernas Tahun 2021 dibuka dengan keynote speech oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. Ia mengapresiasi kepada pihak yang telah melakukan sinergi kuat dalam mewujudkan pertanggungjawaban keuangan negara secara profesional, akuntabel, dan transparan meski ditengah pandemi yang berdampak diberbagai sektor.

“Akuntabilitas keuangan menjadi hal penting dalam pengelolaan keuangan daerah. Terutama di masa pandemi ini, daerah dituntut untuk ‘kreatif’ mengoptimalkan APBD untuk penanganan Covid-19,” ucapnya

Menkeu juga mengapresiasi pengelolaan anggaran secara akuntabel di daerah. Menurutnya, ini merupakan kunci dalam pembangunan daerah.

“Bagi yang menerima penghargaan saya ucapkan selamat. Pertahankan dan terus tingkatkan capaian ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI, Hadiyanto melaporkan terkait penyelenggaraan Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2021.

“Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang menjadi ajang bergengsi bagi pengelola keuangan negara. Meskipun daring, kami tetap menjaga dan meningkatkan esensi dan kualitas penyelenggaraan acara,” paparnya.

Menanggapi hal ini, Bupati Kudus Hartopo menyatakan terus berkomitmen untuk pengelolaan anggaran secara akuntabel dan transparan. Dirinya terus mendorong perangkat daerah untuk melaksanakan kegiatan dan anggaran sesuai ketentuan.

“Saya selalu mengingatkan untuk seluruh OPD, agar jangan bermain-main mengenai anggaran. Laksanakan sesuai ketentuan. Karena itu sebagai wujud pengabdian pada masyarakat,” kata Hartopo.

Sekadar informasi, dengan diterimanya opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK RI TA 2020 lalu, Kudus sudah meraih WTP sebanyak sembilan kali berturut-turut.

“Ini akan kami pertahankan bahkan terus kami tingkatkan,” tegasnya. (Hs)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button