Kudus

ALIANSI RELAWAN DAN PENDUKUNG ANIS KUDUS LAKUKAN PERTEMUAN UNTUK SATUKAN VISI

Kudus, dupanews.id – dukungan Anis Baswedan untuk j RI 1 kian hari kian mengalir, di berbagai daerah tak terkecuali Kabupaten Kudus.


Pertemuan itu di hadiri oleh beberapa elemen relawan dan pendukung Anis dari berbagai organisasi baik kepemudaan dan organisasi pergerakan wanita, di antaranya JARNAD ABW( Jaringan Nasional Anis Baswedan) ABC ( Anis Baswedan club) ANIES My Love Anis, ABRI( Anis Baswedan untuk RI 1) dan gerakan perempuan pendukung Anis


Dalam pertemuan itu diantaranya membahas sinergitas antar relawan dan pendukung untuk menyatukan visi dan strategi gerakan dalam upaya memenangkan Anis Baswedan pada pencalonannya sebagai presiden di gelaran pemilihan presiden tahun 2024 nanti, pada kesempatan itu Bin Subianto selaku koordinator pertemuan mengatakan ” kita harus tetap solid dalam kondisi apapun dan dan berkomitmen tinggi serta selalu melalakukan konsolidasi untuk menghantar Anis Baswedan ke kursi RI 1″ begitu ujarnya.


Pertemuan yang di selenggarakan pada hari Minggu 17 /7/ 2022 itu selain di hadiri pendukung dan relawan Anis Baswedan, juga di hadiri oleh tokoh tokoh LSM kalangan aktifis dan fungsionaris partai.

Gelora dan semangat juang para relawan dan pendukung Anis Baswedan sangat tinggi, mengingat yang yang di hadapi adalah tembok besar oligarki, karna itu para pendukung Anis Baswedan sadar bahwa yang di hadapi adalah tembok besar oligarki, maka harus menggunakan semangat baja untuk menjebol tembok besar oligarki.

Muncul dan tumbuhnya organisasi relawan dan pendukung Anis Baswedan di berbagai daerah didasari kekecewaan masyarakat atas melambungnya harga minyak gorengna naiknya harga BBM tarif dasar listrik kebijakan pandemi covid 19 yang berubah ubah, serta tingginya harga sembilan bahan pokok yang kesemuanya itu cukup membebani ibu ibu rumah tangga terutama masyarakat ekonomi lemah .

Selain itu para aktivis dan LSM mendukung Anis Baswedan dikarnakan kondisi ekonomi yang tidak menentu, merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika, menggunung nya utangnya luar negeri, kesewenang wenangan penguasa, dan praktek ketidak adilan yang di pertontonkan penguasa kepada publik, seperti peristiwa KM 50 yg cenderung di peti Es kan ,serta kriminalisasi terhadap ulama,’ serta pressure penguasa terhadap gerakan mahasiswa di berbagai daerah, dan praktek aji mumpung dan tindakan otoritarianisme yang semakin menggila.
Dan alasan yang paling mendasar bagi para aktivis dan LSM mendukung Anis Baswedan adalah karna krisis kepemimpinan dan rendah nya mental aparatur negara yang berdampak pada kebijakan yang memberatkan rakyat serta jauh dari ekspresi masyarakat. (AF)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button