KudusSosial

Anggota KPU Kudus Sebut Fungsi Legislatif Perlu Diperbaiki

Kudus, dupanews.id – Anggota Divisi Perencanaan Data dan Informasi Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kabupaten Kudus, Miftahur Rohmah menyebut fungsi tata kelola pemerintahan di bidang legislatif perlu diperbaiki. Fungsi tersebut meliputi pengawasan, perwakilan dan beberapa fungsi yang lain yang dinilai kurang maksimal.

Ia menjelaskan formasi pemerintahan itu ditopang oleh eksekutif, legislatif dan yudikatif. Ada juga di luar pemerintahan seperti pengusaha dan lainnya.

Baca Juga : Korban Baru Covid-19 Kabupaten Kudus Rabu (24/3/2021)

“Sayangnya para milineal sekarang cenderung apatis dengan hal itu,” katanya saat mengisi acara Training Legislatif yang diadakan oleh Senat Mahasiswa IAIN Kudus secara online Kamis (25/03/2021).

Lebih lanjut, Rohmah mengatakan penyelenggaraan negara sudah pernah menyimpang seperti adanya korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Hal ini terjadi di tahun 1998 yang membuat adanya gerakan besar reformasi birokrasi.

Oleh karenanya, peran pemuda milineal termasuk mahasiswa sangat diperlukan untuk membangun tata kelola pemerintahan yang ideal.

Baca juga : Harga Cabai di Kudus Tembus Rp 28.000 – Rp 105.000 per Kilogram

Sementara itu, Tenaga Ahli Komisi VI DPR RI, Supriyono menjelaskan untuk merubah tatanan, maka dibutuhkan apa yang terdapat di sila ke-4 yakni musyawarah dan mandat rakyat. Milineal dianggap ikut berdosa, jika ada rakyat yang menderita.

“Karena mahasiswa adalah agen perubahan,” ujarnya.

Supriyono menambahkan pemuda hari ini adalah pimpinan masa depan. Ia harus menumbuhkan idealisme dan mencegah adanya terorisme.

(Lim)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button