KudusPemerintahanSosial

Audiensi Untuk Membangun Tradisi

Kudus, Dupanews.id – Untuk melestarikan budaya Kota Kudus, DPC LSM Garda Nasional Kabupaten Kudus Beraudiensi kepada Bupati di Pendopo Kudus. Selasa (24/08).

Dengan menyampaikan Ide-ide yang menarik mengenai tradisi-tradisi untuk mengedepankan Kota Kudus menjadi lebih baik lagi. Arwani selaku ketua LSM menyampaikan Idenya untuk Hari Jadi Kota Kudus. Semua masyarakat mengadakan kegiatan syukuran di Musholla-musholla atau Masjid terdekat, dengan acara Manaqiban, tahlilan maupun Istighosahan.

Hartopo selaku Bupati menanggapi dengan senang hati “Baik, itu masukan yang Real dan perlu kita lakukan bersama. Itu sangat berguna untuk kita semua sebagai masyarakat harus ikut serta mentirakati Buminya”. Tak lupa dengan Tradisi Kota Kudus Beliau menambahi. “Saya sangat tertarik, baik, kedepannya saya akan sowan terlebih dahulu kepada para ulama-ulama untuk meminta saran yang terbaik”.

Menambahi masukan tersebut, Arwani menyampaikan kembali bahwasanya di setiap Nama Jalan yang ada di perempatan, pertigaan atau manapun, di bawahnya ditambahi dengan tulisan aksara jawa. Dan di setiap jalanan, khususnya jalan – jalan protokol dan gerbang Kota Kudus di beri kalimat Sholawat dan Asma’ul Husna dengan tujuan mengingatkan bahwa Kota Kudus inilah Kota Santri yang ditunggui oleh 2 Waliyyullah yakni Sunan Muria dan Sunan Kudus

Dalam kesempatan ini Hartopo pun menanggapi dengan penuh keterbukaan sampai menyuruh Abu Bakar sebagai orang Kesbangpol untuk mencatat masukan dari DPC LSM dan Harso sebagai Kepala Kantor Kesbangpol untuk mengurus dan mewujudkannya.

Dari beberapa masukan yang diberikan oleh LSM dengan senang hati Hartopo selaku Bupati mudah untuk menerima dan sangat mendukung untuk mewujudkan Kudus menjadi lebih baik. Dibalik itu, Hartopo mempunyai Prinsip bahwa beliau tidak pernah menganggap dirinya sebagai Bupati. Sesekalinya beliau menganggap selalu dengan artian Bupati adalah Pelayan Masyarakat dan Masyarakat adalah Majikan. Maka dari itu, Beliau selalu Rendah Hati dan tidak pernah tersinggung jika di kritik masyarakat selagi berisi positif (azia)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button