KesehatanKudusPemerintahan

Hartopo Tutup Tempat Wisata dan Maksimalkan Jogo Tonggo

KUDUS, dupanews.id – Kasus Covid-19 yang kian melonjak saat ini menjadi perhatian penuh Pemerintah Kabupaten Kudus. Bupati Kudus menginstruksikan seluruh OPD beserta kapolsek dan danramil senantiasa memperingatkan masyarakat agar melaksanakan protokol kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Hartopo saat memimpin rapat didampingi Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma dan Dandim 0722/Kudus Letkol Kav Indarto bersama Forkopimcam Kabupaten Kudus di Pendopo Kudus, Jum’at (28/5).

Pihaknya meminta seluruh elemen terkait menindaklanjuti arahan dari Pangdam IV/Diponegoro dan Kapolda Jateng. Hartopo meminta Forkopimcam lebih tegas dalam menutup tempat wisata baik plat merah maupun plat kuning. Tujuannya untuk mengurai kerumunan dan meminimalisir penularan Covid-19.

“Mengingat kasus Covid-19 terus naik, kita semua harus tegas. Sesuai arahan Pangdam dan Kapolda kemarin, tempat wisata ditutup,” ungkap Hartopo.

Tak hanya imbauan dan sosialisasi saja, Hartopo memerintahkan Forkopimcam lebih fokus pada aksi nyata memperingatkan masyarakat. Apalagi, banyak masyarakat yang masih acuh terhadap Covid-19.

“Masih banyak masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan. Oleh karena itu, kita harus tegas memperingatkan masyarakat,” sampainya.

Terkait hajatan, pihaknya secara tegas tidak mengijinkan adanya makan di tempat. Hartopo meminta Forkopimcam memaksimalkan Jogo Tonggo untuk memantau dan melaporkan adanya pelanggaran dalam hajatan. Sebagai gantinya, makan di tempat diubah dengan hampers atau berkat saja.

Kalau masih ada oknum yang melanggar, Hartopo mempersilakan Forkopimcam untuk langsung menindak. jika masih bandel, pihaknya berencana hanya akan mengijinkan akad nikah tanpa hajatan, seperti awal pandemi 2020 lalu.

“Ini dilakukan untuk menekan kasus Covid-19 sampai nanti tren kasus di Kudus menurun,” pungkasnya. (Hs)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button