KesehatanKudusSosial

Terjadi Lonjakan Signifikan, Masyarakat Masih Saja Abai Dengan Prokes

Kudus, dupanews.id – Kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus yang semakin melonjak secara signifikan tengah menjadi perhatian Nasional. Meskipun begitu, masih banyak masyarakat yang tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan. Dari data yang ada sampai saat ini terdapat 1.200-an orang di Kudus yang terpapar Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Kudus Hartopo saat menyerahkan bantuan sosial biaya penguburan jenazah secara simbolis di Pendopo Kabupaten Kudus pada Senin, (31/05/2021).

Hartopo menginstruksikan agar masyarakat tidak abai untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya mengingatkan agar masyarakat sadar akan bahaya Covid-19 dan dengan kesadaran diri menerapkan protokol kesehatan. Semua itu dilakukan untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga. Saat ini saja, pasien di rumah sakit Kudus hampir penuh. Sekitar 150-an tenaga kesehatan juga telah terpapar Covid-19. Hartopo meminta masyarakat tidak memperburuk kasus Covid-19 dengan tindakan tidak acuh.

“Tolong untuk menerapkan protokol kesehatan untuk kesehatan diri dan keluarga. Saat ini, kamar rumah sakit sudah hampir penuh oleh pasien,” jelasnya.

Selain itu, Hartopo juga mengajak para penerima bantuan untuk menjadi pelopor protokol kesehatan di masyarakat. Kalau ada warga yang terpapar, segera laporkan ke ketua RT atau ketua RW setempat terkait Jogo Tonggo. Begitu pula pemberitahuan terkait adanya hajatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kudus, Mundir menambahkan, syarat penerima bantuan biaya penguburan jenazah bagi masyarakat tidak mampu yakni harus masuk dalam daftar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.
“Tahap pertama diserahkan kepada 589 orang pada periode 5 Januari sampai dengan 30 April 2021,” katanya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button